OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban

OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban | Apakah pejabat negeri tidak memiliki rasa malu untuk melakukan hal yang tidak pantas? Rasanya baru saja Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan Operasi Tangkap Tangan yang melibatkan ketua pengadilan tinggi dari kota Manado yang bernama Sudiwadono dan anggota komisi XI DPR RI yang bernama Aditya Anugrah Moha dimana Aditya Anugrah Moha merupakan kader dari partai Golkar. Dalam penangkapan ini keduanya ditetapkan menjadi tersangka.

OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban

Dalam kasus ini anggota XI DPR RI ini ingin meyuap sang hakim pengadilan tinggi agar dapat membebaskan atau meringankan kasus yang telah membelit ibunda tercinta dari Aditya Anugrah Moha yang bernama Marlina Moha Siahaan yang merupakan Bupati dari Bolmong. Kasus yang menjerat bupati ini adalah tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAPD). Dalam Kasusnya, pengadilan negeri sudah memutuskan bahwa bupati Marlina akan di penjara selama 5 tahun.
(OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban)
Namun karena mereka ingin mendapatkan kebebasan atau menduduki jabatannya kembali mereka (Marlina dan Pengacaranya) melakukan banding ke Pengadilan tinggi kota Manado. Publik berharap agar OTT sebelumnya menjadi yang terakhir yang dilakukan oleh Lembaga Anti Rasuah. Namun, harapan itu pupus dengan tertangkapnya bupati yang memimpin kota Nganjuk. Selain di kabupaten Nganjuk, Komisi Pemberantasan Korupsi juga melakukan Operasi Tangkap Tangan di DKI Jakarta. Dalam ‘Operasi Tangkap Tangan’ ini Komisi Pemberantasan Korupsi berhasil mengamankan 15 orang.
(OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban)
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara dari Lembaga Anti Rasuah tersebut kepada awak media yang sangat menanti informasi tersebut. Dalam wawancaranya, Febri membenarkan bahwa dari 15 orang yang sedang diperiksa oleh penyidik dari komisi pemberantasan korupsi tersebut terdapat sosok dari Bupati Nganjuk yang bernama Taufiqurrahman. Dalam proses wawancara itu, Jubir KPK masih belum mau menyampaikan kasus yang melibatkan orang nomor satu di kabupaten Nganjuk tersebut.
(OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban)
Dalam wawancara tersebut Febri mengatakan bahwa saat ini belum dapat memberitahu tentang kasus apa yang menjerat orang nomor satu di kabupaten Nganjuk tersebut, dan belum mengetahui status dari 15 orang yang terjerat OTT. Febri yang merupakan Jubir melanjutkan pernyataannya dengan mengatakan, bahwa setelah 1×24 jam atau penyelidikan selesai maka kami (KPK) akan membuat konfrensi pers untuk mengumumkan nama-nama tersangka dan kasus apa yang menjerat Taufiqurrahman.
(OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban)
Sebelumnya bupati dari Kabupaten Nganjuk ini juga sudah pernah di tangkap oleh KPK melalui OTT dan di tetapkan sebagai tersangka. Namun, karena tidak terima ditetapkan sebagai tersangka, dia dan pengacaranya pun melakukan hukum Praperadilan langsung ke pengadilan negeri Jakarta Selatan, dalam praperadilan itu, KPK dapat dikalahkan dan Taufiqurrahman berhasil bebas dari jeratan KPK. Mendengar terjaring kasus OTT yang dilakukan KPK Partai Demokrasi Indonesia Perjuanagan (PDIP) langsung angkat bicara.
(OTT Yang Dilakukan Oleh KPK Kembali Memakan Korban)
Melalui Sekjennya, PDIP memberikan Hadiah kepada Bupati Nganjuk berupa pengumuman pembacaan pemecatan dirinya. Sebelum pengumuman, orang nomor satu di kabupaten Nganjuk ini sudah di bebas tugaskan dari urusan partai, karena para petinggi partai “mencium” adanya gerak gerik yang mencurigakan dari Taufiqurahman, dan akhirnya terbukti Taufiqurahman terlibat kasus korupsi. Tidak ingin ketahuan dengan “kebusukannya”, Taufiqurrahman pun mengajukan istrinya untuk menjadi calon bupati Nganjuk 2018, namun permintaan dari Taufiqurrahman ini ditolak mentah mentah oleh pihak DPP. Taufiqurrahman sendiri merupakan bupati yang duduk dua periode dari tahun 2008-2013 dan 2013-2018.

Casino Dan Bola Berita Casino Dan Bola Bola Dan Casino http://realschule-willebadessen.de/ http://3yang365.com/ Bola Casino